Rabu, 26 Februari 2014

Menggaungkan Agrowisata



1391054693511196251
Sawah Sengkedan di Tana Toraja

“Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman”

Demikian penggalan lagu milik band legendaris Koes Ploes untuk menggambarkan kesuburan tanah air kita. Indonesia adalah negara agraris. Sebegaian besar Rakyat Indonesia adalah petani. Petani dalam artian yang luas tentunya (tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perkebunanan, perikanan dan kehutanan). Lahan-lahan pertanian terhampar ke seantero negeri. Potensi income dari pertanian itu selain dari produksi juga bisa dihasilkan dari kedatangan wisatawan. Yah agrowisata, atau kegiatan pariwisata yang mengandalkan pada potensi pertanian. 

Kamis, 14 November 2013

Maddupa Ase, Memuliakan Padi (Kompas, Rabu 13/11/2013 Hal.36)


KOMPAS, Rabu 13/11/2013 Hal.36


Ajattappareng merupakan sebuah wilayah di Sulawesi Selatan yang didiami etnis Bugis. Dalam sektor pertanian, wilayah ini sejak dulu dikenal sebagai lumbung beras. Produktivitas padi selalu berada di atas rata-rata nasional. Bukan semata-mata karena perlakuan teknologi, tapi lebih karena para petani mempertahankan tradisi leluhur Bugis untuk memuliakan alam. Salah satu ritual adat itu adalah Madduppa ase. Madduppa Ase, terdiri dari dua kata dalam Bahasa Bugis yaitu Duppa dan AseDuppa bisa berarti menyambut/menjemput, bisa juga berarti menghasilkan (pendapatan/income), sedangkan Ase berarti padi. Maka Madduppa Ase berarti menyambut padi dengan harapan produksi meningkat sehingga memberi pendapatan bagi petani.

Selasa, 27 Agustus 2013

Interupsi untuk Admin pnpm.com, Merujuklah ke Sumber Asli



1377643921140825621
http://green-pnpm.com/

Sepekan yang lalu, seorang petani di desa tempat saya bertugas kini, menyampaikan ihwal ketertarikannya akan biogas. Sudah cukup lama saya tak merakit biogas, untuk merefresh sekalian nambah ilmu, saya menjelajah ke dumay. Akhirnya tiba di web milik program nasional pemberdayaan masyarakat (pnpm) kanal green dan menemukan artikel berjudul Proses Pembuatan Biogas Ramah Lingkungan dari Eceng Gondok. Membaca, mengamati rentetan gambar, koq terasa tak asing. Diujung artikel, sumbernya tertulis kaskus. Lho koq???

Jumat, 26 Juli 2013

Tentang Kado Penikahan



1374874945397738137
18 januari 2012

18 Januari 2012, di Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M. Yusuf, Makassar, saya mengucap qabul atas seorang gadis bernama Reni Purnama. Ketika resepsi, kawan, handai taulan datang memberi do’a restu dan tak lupa kado kebahagiaan. Terlalu banyak kado, mulai dari uang cash, perlengkapan rumah tangga, aksesoris, sampai buku dan kitab suci. Diantara itu, ada juga yang mengirim kado melalui tulisan. Saya mencatat ada lima tulisan kawan kompasianer yang dikhususkan untuk pernikahan kami. Dominan fiksi, kelima tulisan itu...

Rabu, 24 Juli 2013

Puasa, Kendalikan Nafsu Kendalikan Tikus


13747108391207517069
Sawah apa danau???




Salah satu hikmah puasa adalah untuk mengendalikan nafsu. Entah nafsu makan/minum, nafsu syahwat, nafsu..., Sedang bagi para petani di wilayah tempat tinggal saya, akumulasi nafsu itu disalurkan untuk mengendalikan populasi tikus sawah. Kenapa hanya dikendalikan? bukan dibasmi, dimusnahkan, diberantas? Karena petani percaya bahwa meski dapat merusak pertanaman padi, tapi tikus tetap mempunyai manfaat dalam ekosistem. Bukankah semua ciptaan Tuhan itu bermanfaat. Jadi cukup dikendalikan agar populasinya tidak terlalu besar. Berbeda dengan tikus kantor, kalau yang itu mah harus diberantas, hehehe...