Sabtu, 11 Juni 2011

Pus*

Pus,
Temani aku disini
Lihatlah ketepi jendela
Rembulan membayangi malam
Cahayanya berpendar, dan jatuh di bola matamu

Pus,
Bersamamu, aku tetap hangat
Karenamu, aku tetap mengukir senyum
Meski angin tak semilir
Meski bulan bersembunyi
Meski teman satu-satu pergi
Meski terang kembali gelap
Tetap kamu ada disisi
Selalu disisi